world index


Live World Indices are Powered by Forexpros - The Leading Financial Portal.

terima kasih atas kunjungan anda

cara baca indikator ACCUM

Inilah.com - Pasarmodal

contoh analisa acum

LINK OBROLAN BANDAR

Saham Pemenang

Anggun Trader

TH & Partners

All about Trading

Analisa Saham | Anton.J | Analisa Teknikal

Analisa Saham

Rencana Trading Saham Indonesia

IMQ RSS Feed: IMQ Update

Strategy Desk - Profit With Us

Hendy Karsito

Investa

Minggu, 08 September 2013

Artikel menarik untuk dibaca dihari minggu yang indah

Teman teman hari minggu hari santai
saya copy paste beberapa artikel dan berita
semoga menambah pengetahuan anda

5 Langkah Menjadi Trader Sukses

User Rating:  / 17
PoorBest 
 
Menjadi seorang trader, seperti profesi lain, bukanlah sesuatu yang mudah. Banyak orang ingin menjadi trader yang sukses, namun melupakan bahwa menjadi trader sukses adalah suatu proses. Ada beberapa tahap yang harus dilewati oleh seorang trader sebelum menjadi trader yang sukses. Baca artikel ini untuk mengetahui 5 langkah menjadi trader sukses
5 Langkah Menjadi Trader Sukses bukanlah artikel yang saya tulis sendiri. Saya menemukannya di internet, aslinya di dalam bahasa Inggris. Ada juga terjemahan bahasa Indonesianya, tetapi sangat amburadul. Akhirnya saya perbaiki dan terjemahkan secara bebas karena menurut saya artikel ini menarik.
LEVEL 1: UNCONSCIOUS INCOMPETENCE
Langkah pertama, dimulai ketika Anda membuka akun trading. Anda menjadi trader karena mendengar bahwa pendapatan seorang trader bisa mengalahkan pendapatan seorang direktur perusahaan besar. Lagi pula saat simulasi dengan virtual trading, Anda berhasil mendapatkan profit 3 kali lipat, lalu apa susahnya?
Anda mungkin bisa profit dengan hasil yang menakjubkan sampai beberapa puluh persen per hari, namun itu semua hanyalah hoki saja. Anda pada awalnya mungkin hanya mengandalkan 1 indikator saja, atau bahkan hanya dengan insting, toh Anda bisa profit. Namun sayangnya, market akan mengalahkan Anda. Tidak ada trader yang sukses hanya dengan faktor LUCK. Kerugian demi kerugian menghampiri Anda. Anda mencoba bertahan sampai modal habis.
Anda sama sekali tidak menyadari bahwa Anda tidak bisa trading. Anda tetap mengira Anda bisa trading walaupun semua fakta berkata sebaliknya. Anda tetap mengira bahwa Anda adalah orang yang spesial, orang yang akan mampu mendapatkan kunci kekayaan dari trading. Dan Anda tidak menyadari bahwa 90% trader yang gagal juga mempunyai perasaan seperti itu. Anda tidak mempunyai sistem yang komplit, dikuasai oleh emosi Anda, dan selalu averaging posisi jika loss karena marah (ANGER) pada market. Anda selalu take profit dalam jumlah yang kecil atau membiarkan profit berubah jadi loss karena Anda dikuasai oleh ketamakan (GREED). Anda selalu takut mengambil posisi ( FEAR). Anda membiarkan diri Anda dikuasai oleh emosi sehingga modal semakin tergerus.
90% orang yang gagal menjadi trader hanya sampai pada level ini. Mereka biasanya kapok, berhenti trading dan menganggap ini semua hanya mimpi buruk belaka.Sebagian lagi moralnya anjlok, mereka tetap memasukkan dana dan trading seperti orang gila. Dalam sebulan atau dua bulan margin habis. 90% Trader ada di level ini, dan hanya 10% yang sadar dan pindah ke level 2.


LEVEL 2: CONCIOUS INCOMPETENCE

Di level ini Anda sadar bahwa Anda tidak bisa trading, Anda tidak memiliki kemampuan untuk trading yang menghasilkan profit secara konsisten. Dan Anda tahu solusinya, Anda sadar bahwa selama di level 1 pikiran Anda dikaburkan oleh emosi Anda sehingga Anda tidak bisa berpikir secara jernih. Di level ini Anda akan mencari holy grail ( sIstem yang sempurna, sIstem yang 100% profit, sIstem yang tidak pernah loss), Anda mulai membeli sIstem yang ada di internet, Anda membaca semua website yang ada tentang trading mulai dari UK, USA, Australia, Europa sampai Russia. Anda baca semua ebook yang ada, Anda praktekan semua sIstem yang Anda peroleh. Anda haus akan ilmu seperti seorang pengembara di padang pasir yang haus akan air minum.
Pada level ini Anda akan membaca semua detail tentang indikator, bahkan Anda mungkin akan membuat indikator sendiri. Anda akan bermain-main dengan moving average, fibonnacci lines, pivot point, camarilla pivot, deMark, Fractals, Divergence, DMI. ADX, Bollinger Bands, dan ratusan indicator lainnya. Anda tahu bahwa market terlalu rumit untuk diprediksi hanya dengan 1 indikator saja. Anda tahu kombinasi ideal dari masing-masing indikator. Anda tahu persis keunggulan indikator tersebut dan juga kelemahannya.
Anda akan mencoba menebak titik terbawah dan teratas market dengan indicktor tersebut. Anda akan bergabung dengan chat room trader dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan bodoh pada trader senior. Namun ini belum berakhir, masih panjang jalan untuk menjadi trader sukses. Dari 10% trader yang ada di level ini, hanya sekitar 7% yang berhasil pindah ke level 3.


LEVEL 3: THE EUREKA MOMENT
Pada akhir level 2, Anda akhirnya menyadari pokok permasalahan bukan terletak di sistem. Anda menyadari bahwa Anda bisa mendapat profit bahkan jika hanya menggunakan sistem yang simpel seperti moving average saja tanpa ada indicator lain, jika Anda bisa menggunakan kepala Anda dan money management yang benar. Anda mulai membaca buku tentang psikologi trading, dan mengidentifikasi dengan karakter yang dijelaskan dalam buku itu. Akhirnya datanglah Level Pencerahan.
Level pencerahan ini membuat otak Anda menyadari satu hal yang penting. Di dunia ini tidak ada seorang pun yang mampu memprediksi secara akurat apa yang akan terjadi pada market, bahkan untuk 30 detik kemudian. Anda mulai menguasai satu sistem trading dan memodifikasinya sehingga sesuai dengan karakter Anda, dan mampu memberikan lebih banyak profit dibandingkan sistem yang asli. Anda mulai trading jika Anda tahu probabilitas untuk profit lebih besar daripada untuk loss, Anda hanya trading jika ada signal dari sistem Anda. Anda selalu menggunakan stoploss, karena Anda tahu stoploss adalah resiko bisnis yang ada dalam dunia trading. Ketika stoploss Anda kena, Anda tidak emosi karena tahu tak seorangpun bisa memprediksinya, dan itu bukan kesalahan Anda.
Anda seketika menyadari bahwa dalam dunia trading hanya ada satu hal yang penting yaitu konsistensi pada sistem, psikologi trading dan money management. Dan kedisiplinan untuk melakukan sistem tersebut apapun yang terjadi. Anda mempelajari tentang money management lebih lanjut, 2% risk, dan hal lainnya. Hal ini mengingatkan Anda 1 tahun yang lalu ketika ada yang memberi nasehat yang sama dan Anda memilih untuk mengacuhkannya. Ketika itu Anda memang belum siap namun sekarang sudah.

Di level pencerahan, otak Anda akan menerima bahwa Anda tidak bisa meramalkan pergerakan market, karena memang tak seorang pun bisa. Dari 7% trader yang ada di level ini, hanya sekitar 5% yang berhasil maju ke level berikutnya.


LEVEL 4: CONSCIOUS COMPETENCE
Oke, Sekarang Anda hanya trading jika dan hanya jika sIstem Anda memberi signal. Anda cut loss sama gampangnya dengan take profit. karena Anda tahu sistem Anda akan lebih banyak memberikan profit daripada loss, dan cut loss yang Anda lakukan adalah resiko bisnis yaitu maksimal 2% dari akun Anda.

Di level ini Anda memulai target dengan profit cukup kecil, dan setelah Anda mampu melakukannya secara konsisten selama beberapa minggu, Anda meningkatkan target. Dan hal itu pada akhirnya mampu Anda lakukan. Anda memang masih harus kerja keras untuk mendapatkannya, memperbaiki sistem Anda, menguasai emosi Anda, dan melaksanakan money management. Dari 5% trader hanya sekitar 3% yang sanggup maju ke level berikutnya.


LEVEL 5: UNCONSCIOUS COMPETENCE
Nah sekarang Anda sampai di level 5. Ini adalah level yang paling diharapkan oleh seluruh trader di dunia ini. Di level ini Anda bisa trading secara alami, Anda telah menguasai semuanya. Anda bisa Dancing with the Market, kemanapun arah market berjalan, Anda telah open di posisi yang benar, jadi Anda tinggal melihat profit Anda bergerak dari 2 digit ke 3 digit.
Inilah level puncak dari seorang trader, inilah level utopia, Anda telah menguasai emosi Anda dan kini Anda trading dengan account yang terus membesar tiap harinya dari kumulatif profit yang Anda peroleh. Anda akan jadi bintang di trading chat room, dan orang-orang akan mendengarkan apa yang Anda katakan, Anda kenal dengan pertanyaan mereka, karena Anda ada diposisi mereka beberapa tahun yang lalu. Anda akan memberikan saran bagi mereka, namun Anda tahu bahwa kebanyakan dari mereka tidak akan mendengarkannya karena mereka masih trader level 1.
Anda tidak akan mempunyai masalah finansial lagi, Anda mampu membeli semua benda yang tersedia untuk dijual. Anda bisa membeli pulau dan trading disana asalkan ada jaringan internet, Anda bisa pindah ke hotel bintang 5, dan menjadi penghuni tetap disana. Anda mempunyai penghasilan seperti seorang superstar, Anda bisa membuat buku sendiri, Anda bisa trading dengan margin yang tanpa batas, dan akun Anda akan berlipat-lipat dari nilai awal.
5 Langkah Menjadi Trader Sukses
Hanya 3% trader yang bisa mencapai level ini.
Sekarang Anda bisa dengan bangga berkata " SAYA SEORANG TRADER". 

==========================================

  
Kisah Trader Sukses - Alexander Elder
elder.com : Education for Intelligent Traders.

                  
 
Posted by Asdaasda Asda Posted on 16:17
Para trader yang telah sukses dalam karirnya sebagian besar mendedikasikan pengetahuan dan waktunya guna mengembangkan dunia trading dan investasi seperti mendirikan perusahaan konsultan investasi, menjadi komentator di berbagai media investasi dan bisnis, mengembangkan software trading atau menulis buku. Kita bisa mengambil manfaat positif dari kisah perjalanan karir dan pandangan mereka tentang dunia trading dan investasi.

Alexander Elder - psikiater yang mahir mentransfer pengetahuan trading

Dr. Alexander Elder adalah seorang trader profesional, penulis buku mengenai trading dan investasi, trainer, konsultan dan motivator trading terkemuka. Diantara puluhan bukunya yang terkenal antara lain ‘Trading for a Living’ (international best seller 1993), ‘Come into My Trading Room’ (Barron's 2002 Book of the Year) dan ‘Entries & Exits’. Tinggal di New York City dan trading diberbagai jenis pasar, Elder mempelopori sekolah khusus bagi para trader yang dinamakan ‘Traders’ Camp’ dan ‘Spike Group’. Ia sangat handal dalam mengajar dan berbicara di berbagai seminar. Ide dan caranya dalam mentransfer pengetahuan trading banyak mendapat pujian dan banyak ditiru. Disamping trading untuk dirinya sendiri dan para client, Dr. Elder memang komit dalam membantu para trader agar bisa mumpuni dan percaya diri dalam trading, seperti motto pada website perusahaannnya elder.com : Education for Intelligent Traders.

                

Latar belakang Alexander Elder adalah seorang dokter medis dan sekaligus psikiater. Lahir di Leningrad, Russia dimana ia belajar ilmu kedokteran. Pada usia 23 tahun, ia memperoleh suaka politik dari pemerintah Amerika Serikat dan bekerja di New York City sebagai psikiater serta mengajar di Columbia University. Disinilah Elder mulai tertarik dengan perdagangan di pasar saham. Saham pertama yang dibelinya adalah KinderCare. Setelah belajar mengetahui seluk beluk trading di pasar saham, ia mulai fokus juga di pasar option. Menurut Dr. Elder yang juga menciptakan metode ‘Triple Screen Trading System’ ini, yang paling penting dalam trading adalah psikologi (mungkin karena latar belakangnya yang psikiater), baru kemudian penggunaan kombinasi analisa teknikal dan money management yang tepat.

Dr.Elder mengerti dengan detail apa yang mendasari alur transaksi dalam trading, bagaimana seharusnya cara berpikir sebelum memulai transaksi, ketika punya posisi trading dan setelah menutup sebuah transaksi. Menurutnya ada 3 tingkatan dalam trading:
1. Trader yang mahir dalam analisa teknikal tetapi tidak memahami psikologi dalam trading yang merupakan komponen utama dalam menentukan cara berpikir dan mengendalikan emosi.
2. Trader yang menyadari bahwa meskipun ia mahir dalam analisa teknikal tetapi hal itu tidak menjamin sukses dalam trading. Pada tingkatan ini trader akan mencari dan mencoba cara-cara baru serta menghindari cara lama yang telah gagal. Dr. Elder menyebut ini sebagai kebangkitan pemahaman psikologi dalam trading.
3. Trader yang telah memahami bahwa untuk sukses dalam trading diperlukan pengendalian emosi yang benar dan strategi money management yang disiplin. Tanpa mengendalikan emosi trader akan sulit untuk mengantisipasi pergerakan harga selanjutnya, dan tanpa money management yang disiplin trader akan  menggunakan emosinya untuk ‘memaksakan’ keuntungan, hal yang sangat alami.

Seperti yang ditulis dalam bukunya ‘Trading for a Living’, Dr.Elder berujar “Pada mulanya saya trading dengan lambat dan tidak berkembang sampai saya menyadari bahwa kunci untuk sukses dalam trading ada di kepala saya, bukan di dalam komputer. Ada yang mengatakan bahwa trading itu gampang-gampang susah, itu tidak benar. Untuk sukses dalam trading dibutuhkan pengetahuan yang dalam dan disiplin yang tinggi. Mitos bahwa saya rugi besar karena tidak tahu rahasia dalam trading, itu sama sekali keliru. Rahasia dalam trading itu hanya fantasi. Kalaupun ada, hanya ada 3 rahasia: psikologi, analisa pasar dan sistem trading serta money management. Semuanya mesti dilakukan dengan sangat disiplin.”
Selain di pasar saham dan option, Dr.Elder juga trading di pasar futures yang menurutnya paling menguntungkan. Disamping terus menulis buku, ia juga praktek sebagai psikiater secara part-time selepas jam trading.

Sumber : www.forextraders.com
                www.elder.com

sumber


 Para trader yang telah sukses dalam karirnya sebagian besar mendedikasikan pengetahuan dan waktunya guna mengembangkan dunia trading dan investasi seperti mendirikan perusahaan konsultan investasi, menjadi komentator di berbagai media investasi dan bisnis, mengembangkan software trading atau menulis buku. Kita bisa mengambil manfaat positif dari kisah perjalanan karir dan pandangan mereka tentang dunia trading dan investasi.

 ====================================================


Richard Donchian - bapak ‘trend following’
Richard Davoud Donchian (1905-1993) adalah seorang trader profesional di pasar komoditi dan futures pada jamannya. Ia adalah orang pertama yang memperkenalkan cara trading dengan mengikuti arah trend (trend follower) dan hingga kini dikenal sebagai bapak trend following dari berbagai aliran trend following yang ada di dunia trading, misalnya turtle trading system atau sistem trading ala kura-kura. Ia juga adalah pelopor penerapan ilmu managemen pengelolaan dana dalam trading futures. Futures Inc., perusahaan yang ia kelola sejak tahun 1949 dan termasuk perusahaan investasi pertama yang go public, telah memberikan banyak sumbangan pada ilmu money management dalam trading futures.

                                              

Richard Donchian lahir di Connecticut, AS. Setelah menyelesaikan pendidikan ekonomi di Yale University pada tahun 1928, ia membantu bisnis permadani orang tuanya. Pendiriannya tiba-tiba saja berubah setelah dengan tidak disengaja ia membaca buku ‘Reminiscences of a Stock Operator’ yang ditulis oleh Jesse Livermore, trader terkenal saat itu yang juga seangkatan Donchian. Menurut Donchian yang pernah bertugas di Angkatan Udara AS selama perang dunia kedua dan pernah bekerja sebagai Statistical Control Officer di Pentagon ini, tidak ada bisnis yang begitu menjanjikan seperti trading. Ia segera banting stir dengan langsung terjun ke pasar saham (waktu itu belum ada account demo). Tidak seperti Jesse Livermore yang bisa meraup keuntungan jutaan dollar saat crash pasar saham AS tahun 1929, Richard Donchian malah kehilangan seluruh modal investasinya. Loss total.

Ia segera kembali bekerja di perusahaan permadani orang tuanya, Samuel Donchian Rug Company, sambil mempersiapkan diri untuk come back di trading. Richard Donchian, yang namanya juga tercantum dalamWho's Who in America dan penerima penghargaan ‘Most Valuable Performer Award’ untuk kontribusinya dalam money management ini percaya bahwa pemahaman analisa teknikal yang benar akan sangat menguntungkan. Ketika ia mulai trading lagi di pasar komoditi, ia telah menggunakan metodenya sendiri yang dinamakan ‘trend following trading method’. Metode ini disusun berdasarkan perhitungan tertentu pada indikator moving average hingga bisa menentukan timing untuk entry bilamana harga komoditi sedang bullish atau sedang bearish. Salah satu variasi dari metode ini adalah Donchian Channel Indicatoryang menunjukkan tingkat volatilitas pasar. Walau tidak sama persis dengan indikator Bollinger band, banyak trader yang telah menggunakannya mengklaim bahwa Donchian indicator lebih efektif dalam menentukan timing untuk entry.

Oleh para murid dan pengikutnya, Richard Donchian yang pernah menjabat sebagai Director of Commodity Research pada Hayden Stone Inc. ini disebut sebagai ‘market master’ dan ‘true pioneer of technical analysis’ mengingat kenyataan bahwa banyak metode trading dan beberapa indikator teknikal yang ada sekarang adalah variasi dari hasil penelitiannya. Meski tidak khusus menulis buku, sejak tahun 1960 Donchian menerbitkan bulletin mingguan ‘Commodity Trend Timing’ yang mengulas berbagai isu tentang metode trading dan analisa teknikal. 

Dalam salah satu tulisannya Donchian menyebut beberapa tip untuk trading yang menguntungkan:
1. Jangan pernah membuka posisi trading dengan spontan hanya karena opini publik atau para pakar. Walaupun jika itu benar, hanya ada 2 kemungkinan: Anda terlalu cepat atau ketinggalan. Jika terlalu cepat, opini segera berubah. Jika Anda ketinggalan, apakah pasar akan menunggu Anda?
2. Jangan masuk saat volatilitas pasar rendah. Anda bisa menunggu dengan melihat arah indikator teknikal tertentu. Ambil setting dengan periode sekecil mungkin. Gerakan yang besar dimulai dari gerakan-gerakan kecil pada periode pendek. Cobalah.
3. Batasi resiko dan maksimalkan profit. Yang ini mutlak dilakukan
4. Bedakan trend mayor dan trend minor. Jika trend minor sudah break, bersiaplah untuk membuka posisi. Pasar selalu bergerak dalam bentuk trend. Jika Anda tidak mengenal trend, maka Anda tidak mengenal pasar.

Yayasan dengan nama The Richard Davoud Donchian Foundation didirikan oleh para pengikut dan murid-muridnya setelah Richard Donchian wafat di tahun 1993 guna membantu para trader untuk bisa mencapai sukses.


Sumber : www.fxfisherman.com

==================================================
 Larry Williams

Para trader yang telah sukses dalam karirnya sebagian besar mendedikasikan pengetahuan dan waktunya guna mengembangkan dunia trading dan investasi seperti mendirikan perusahaan konsultan investasi, menjadi komentator di berbagai media investasi dan bisnis, atau menulis buku. Kita bisa mengambil manfaat positif dari kisah perjalanan karir dan pandangan mereka tentang dunia trading dan investasi.

Larry Williams: Cara berlatih trading yang efektif adalah dengan berlari

Larry Williams, seorang trader terkenal yang sekaligus juga seorang pelari marathon melihat kesamaan antara trader yang sukses dan pelari marathon yang sukses. Kesamaannya ada pada rasa lelah dan kesakitan yang dialami. “Setiap orang akan bisa berlari marathon jika mau berlatih dengan keras dan benar, sama dengan trading, jika Anda mau berlatih, Anda tentu akan menjadi trader yang tangguh dan sukses” kata Williams.
“Ketika Anda berlari marathon, akan selalu ada rute sulit yang tidak Anda sukai. Bahkan mungkin Anda merasa seperti berada di neraka ketika melewati rute itu, tetapi Anda harus bisa tetap bergerak maju. Kaki Anda yang satu harus tetap Anda gerakkan didepan kaki yang lain, harus, ingat Anda sedang berlari. Sama halnya dengan trading. Anda harus tetap melakukan trade, buy atau sell, ingat Anda sedang trading,” jelas Williams. “Pernah ketika sedang berlomba, kaki saya tiba-tiba kejang dan agak sakit. Saya memperlambat gerakan hingga rasa sakitnya berkurang. Sama juga dengan trading, ketika saya sedang loss, saya istirahat sebentar dan meneliti kembali kenapa posisi saya bisa loss.” tambahnya.
       
Larry Williams memulai trading di pasar saham pada awal tahun 60-an. Sepuluh tahun kemudian seorang teman menganjurkan agar ia mempertimbangkan untuk masuk ke pasar komoditi karena dengan modal yang sama return yang diperoleh bisa lebih besar. William menuruti anjuran itu dan benar ia mendapatkan return yang jauh lebih besar dibandingkan trading di pasar saham. Pada tahun 1987, Williams mengikuti program kejuaraan dunia trading pada Robbins World Cup Trading Championship (diselenggarakan oleh Robbins Trading Company) dan ia keluar sebagai pemenang setelah dalam 12 bulan bisa mengubah modal awal $10,000 (duit beneran) menjadi $1,100,000 atau profit sebesar 10900%, sebuah prestasi yang belum tertandingi pada waktu itu.
Williams menyebut dirinya sebagai trader "contextual” yang menggunakan kombinasi analisa teknikal dan fundamental. Saat ini ia trading terutama untuk dirinya sendiri disamping melakukan riset pasar dan menulis buku. Ia adalah pembuat indikator teknikal Ultimate Oscillator dan Williams %R yang dalam platform Metatrader dikenal sebagai Williams’ Percent Range atau %R. Menurutnya %R adalah bentuk lain dari indikator stochastics, tetapi lebih mudah untuk diikuti. “Saya berasumsi pada sentimen buy di pasar, oleh sebab itu penutupan harga akan selalu dekat dengan level tertingginya. Untuk menggunakan sebuah indikator, Anda harus selalu merujuk pada sentimen pasar” jelas Williams mengenai indikator %R-nya.
Tinggal di Virgin Islands Amerika Serikat, ia juga seorang politikus Partai Republik. Saat ini ia trading terutama untuk dirinya sendiri, dan fokus pada Treasury Bond Futures, S&P 500 dan forex. Time frame trading yang digunakan adalah daily (1-day) dan 3-days. Mengenai pasar forex saat ini Williams berkomentar “Pasar forex saat ini telah cukup mapan dan stabil. Yang membuat para fund manager kecewa adalah karena program trend-following mereka tidak bekerja sebagaimana mestinya.”
Apa pandangan Larry Williams tentang bisnis trading? “Yang saya sukai dalam bisnis ini adalah selalu berfikir kedepan. Kebanyakan orang berfikir tentang keadaan saat ini, tetapi para trader harus memikirkan apakah akan ada hujan 6 bulan dari sekarang? Apakah akan terjadi perang 10 bulan dari sekarang? Apakah akan ada kelaparan 2 tahun dari sekarang? Mungkin tempat yang cocok bagi saya. Saya sedang hidup di masa yang akan datang.” katanya. Tetapi, “trading sangat rentan dengan emosi. Anda harus bisa membiasakan diri untuk tidak emosional ketika trading, atau Anda akan mengalami tekanan mental yang terus-menerus.” tambahnya.
Apa nasehatnya untuk para trader pemula? “Seperti lari marathon, mulailah dengan perlahan. Sediakan waktu dan dana yang cukup untuk belajar dan berlatih. Biaya untuk belajar akan sangat murah dibandingkan pengalaman dan pengetahuan yang akan Anda peroleh dalam bisnis ini. Ketika trading, jika Anda merasa ada yang tidak beres, segera cut-loss, tetapi biarkan profit Anda ‘berlari’, Anda mesti mempunyai target.” katanya. “Pernah dalam kurun waktu tertentu saya jatuh bangun dalam trading. Hampir semua teman trader yang saya kenal telah meraih sukses dan terus maju dengan cepat.” Bagaimana ia menghadapi saat-saat itu? “Berlari.” kata Williams.

Sumber : News For The Financial World
 
======================================
 
Kisah Sukses Trader Wall Street Cynthia Kase dan Rahasia Indikatornya
Trading with The Odds pun sudah ditelurkan oleh trader wanita ini.

Siapa yang tidak mengenal nama Cynthia Kase dalam dunia trading? Tokoh trader wanita ini terkenal akan dedikasi pengetahuan dan waktunya guna mengembangkan dunia trading dan investasi.
Well, sebagai trader wanita Cynthia Kase banyak di undang sebagai komentator di berbagai media dan Cynthia Kase pun berhasil mendirikan perusahaan konsultan investasi dan menjadi konsultan di lebih dari 30 perusahaan.
Sebuah buku yang berjudul: Trading with The Odds pun sudah ditelurkan oleh trader wanita ini. So, mari kita kenal sepak terjang trader wanita Cynthia Kase dan manfaat apa yang bisa kita dapatkan.

Latar Belakang Cynthia Kase

Tidak seperti kebanyakan tokoh trader lainnya, trader wanita ini tidak memiliki latar belakang apa-apa yang terkait dengan dunia trading. Cynthia Kase merupakan lulusan pendidikan kimia teknik.
Saat Cynthia Kase bekerja di Standard Oil of California pada tahun 1983, sang bos memberikan tugas khusus untuk Cynthia Kase pada bagian program pengembangan bisnis dan management perusahaan untuk memperkuat divisi trading.
Ia pun bingung…
Namun pelan-pelan seorang Cynthia Kase belajar untuk memperoleh sebuah pandangan dalam perdagangan minyak dunia.
Karena pada tahun 1983 perdagangan kontrak minyak mentah dunia diperkenalkan untuk pertama kalinya, dan penggunaan personal komputer (PC) sedang mulai digunakan untuk trading.
“Saya menggunakan personal komputer khusus di ruang trading untuk belajar. Bagi trader diawal tahun 80-an anda tentu tahu keadaannya, apalagi latar belakang saya kimia teknik dan pengetahuan saya tentang personal komputer terbatas.” kata Cynthia Kase.

Tips Trading ala Cynthia Kase

Trader wanita Cynthia Kase bukan hanya mendobrak dunia trading yang biasanya didominasi oleh para trader pria, namun ia pun mempunyai sebuah teknik trading yang paten.
Cynthia Kase hanya mengandalkan pada sejumlah indikator teknikal yang ia ciptakan sendiri sebagai sinyal trading. Saat akan mengambil keputusan penting dalam trading Cynthia Kase selalu berpatokan pada indikator-indikator teknikal tersebut tanpa pertimbangan pengaruh faktor fundamental sama sekali.
“Anda harus menjadi orang yang sedang menyendiri ketika trading agar hasilnya maksimum. Anda tidak seharusnya percaya pada pendapat orang lain. Dan yang penting Anda mesti tetap fokus dan berpikir dengan tenang. Tetapi Anda juga tidak harus ngotot dan memaksakan diri.” Kata Cynthia Kase.
Ia tidak memakai indikator teknikal sebelum tahun 1985. Menurutnya trading dengan analisa teknikal itu sangat rumit. Memang benar, analisa teknikal pun memerlukan waktu untuk memahaminya.
Selama bertahun-tahun Cynthia Kase membuat dan mengembangkan indikator trading ciptaannya sendiri, dan sekarang ia gunakan juga untuk para kliennya.
“Sebagai trader technician, saya menerapkan pola pergerakan harga, momentum dan trend,” Cynthia Kase menjelaskan. ”Tetapi indikator saya menggunakan statistik, bukan pada pengamatan empiris semata.”
Dasar dari indikator Cynthia Kase adalah indikator momentum (peak-oscillator) dan metode stop (deviation-stop) berdasarkan volatilitas.

Frekuensi Trading

Untuk frekuensi trading, Cynthia Kase sendiri mengaku tidak selalu trading setiap hari, melainkan tiap 3 sampai 10 hari. “Teknik trading yang saya gunakan sangat mengutamakan strategi exit, bukan pada entry point-nya,” kata Cynthia Kase.
Ia mengutamakan profit dengan cepat, banyak trade yang profit walau pip-nya kecil. “Saya mengambil profit dari momen-momen yang berbahaya, seperti pola pergerakan harga saat terjadinya reversal. Lebih penting bagi saya adalah trading dengan cara yang benar daripada profit yang besar.”
Ketekunan adalah kunci si trader wanita Cynthia Kase dalam menggeluti trading. Baginya tidak ada holy grail dalam trading. Jadi ia percaya pada indikator ciptaannya sendiri.
Cynthia Kase percaya pada indikator ciptaannya sendiri, bagaimana dengan anda?


======================================

Top Trader Termuda di Wall Street


 
 Trader di Wall Street adalah layaknya bintang Hollywood.
Dengan hasil trading mereka di bidang saham, mata uang, komoditi dan derivatif produk, mereka secara rutin membawa pulang gaji dan bonus yang besar. Beberapa majalah trading di wall street sering menampilkan mereka sebagai sampul majalah beserta jet pribadi serta helikopter yang mereka miliki.
Kita mungkin tidak pernah tau apabila mereka menghabiskan $100,000 hanya untuk membeli dudukan toilet :D . Pada kenyataannya mereka telah “membuat” banyak uang, namun mereka juga membelanjakannya dalam jumlah banyak.
Ok, sudah cukup mengkhayalnya :D , kali ini kita membahas cerita seorang trader fenomenal dari Wall Street.

Jan Sramek – Goldman Sachs, 24 years old

Sramek terpilih sebagai Top Trader termuda dari 100 Top Trader di Wall Street. Dengan usianya yang masih muda, Sramek dikenal mempunyai temperamen yang cukup arogan. Dia membuat komentar di situs Twitter pribadinya sesaat setelah diwawancarai oleh 4 reporter CNN,
Saya baru saja berdebat ekonomi dengan 4 orang reporter CNN yang baru lulus kuliah. Mereka melihat saya seperti Gordon Gekko.
Gordon Gekko adalah seorang tokoh utama antagonis (diperankan oleh Michael Douglas) di dalam film “Wall Street” yang mempergunakan kekuatan uangnya dalam mengendalikan market. Mhhmm…. jadi teringat George Soros :D
Namun meski pribadinya yang dikenal arogan dan ambisius, Sramek dikenal sebagai individual yang sangat jenius. Dia memecahkan rekor dunia sebagai siswa yang mendapatkan nilai A di 10 bidang mata pelajaran, dan sekarang masih berstatus sebagai siswa di London School of Economic.
Perjalanan karirnya sebagai trader dimulai ketika berusia 13 tahun. Setelah kuliah dia pengalaman tradingnya semakin menanjak dan dia mengumpulkan banyak uang dari hasil trading.
Pengalaman tradingnya tidak main-main, Sramek sempat menjadi analis market di investment bank seperti AKO Capital, Marshall Wace, Barclays Capital, Deutsche.
Sampai akhirnya Sramek menginjakkan kakinya di belantara Wall Street bersama Goldman Sachs, dan disinilah karirnya menanjak pesat. Bersama rekan satu tim nya di divisi Emerging Market Trading Desk Goldman Sachs, dia meraih hasil yang sungguh mencengangkan dunia.
story of trader jan sramek
Di quarter pertama 2010, divisi Sramek membuat rekor trading 35 hari tidak pernah loss dan menghasilkan lebih dari 100 juta dollar Amerika untuk kas Goldman Sachs.

Wawancara dengan Jan Sramek

Apa yang memotivasi kamu?
Saya berkompetisi dengan diri saya sendiri. Bekerja dengan orang yang bisa membuat saya terkejut dan belajar darinya.
Apa target kamu di masa depan? Apa yang akan kamu lakukan di masa 15 tahun yang akan datang?
Idealnya saya bekerja di bidang finansial, namun disatu sisi saya juga suka menjadi entrepreneur. Market itu seperti puzzle yang fantastik dan terus berubah setiap anda menambahkan satu demi satu bagian puzzle. Saya sangat menyukai tantangan intelektual seperti ini.
Apa tujuan hidup yang ingin anda capai?
Saya ingin menjadi orang yang membuat sesuatu perubahan yang besar, dan saya butuh posisi yang kuat untuk ini. Sekolahan mendidik kita sesuai buku teks, mereka jarang melahirkan seorang individu yang berpikir secara independen.
Jika kamu menjadi CEO di suatu perusahan di dunia? perusahaan mana yang kamu inginkan? dan kenapa?
Saya tidak ingin itu. Saya mungkin tertarik untuk menjadi seorang hedge fund, namun hanya untuk belajar bagaimana mengelola. Saya tidak melihat posisi CEO sebagai sesuatu yang menarik.
Apa kamu punya buku atau blog favorit?
Saya subscribe (berlangganan artikel melalui email) di 168 situs dan blog. Jadi saya punya beberapa blog favorit yang semuanya mengenai entrepeneurship dan financial markets.
Dalam kalimat terakhirnya, Sramek meninggalkan pesan bagi semua trader,
See everything in terms of risk-reward, almost like a trade. Determine your entry, exit and stop loss. Know when to get out.
Sebagai Top Trader termuda, Sramek menekankan bahwa risk-reward menjadi komponen penting dalam kesuksesan tradingnya. Sesuatu hal yang sebenarnya sangat basic, mudah untuk diucapkan namun susah untuk dilakukan ketika emosi dan keserakahan mengambil alih akal sehat kita.
 
 


 
====================================================

 ini sebagian berita dari media online
untuk lengkapnya silahkan baca langsung di
 

1. DARVAS SPECIAL SYSTEM

Strategi Trading Darvas

Berikut adalah ringkasan strategi tradingnya:

Hipotesis:

Apabila terjadi perubahan fundamental yang positif terhadap suatu saham, maka hal tersebut akan segera tercermin pada kenaikan harga sahamnya.

TRADING RULES:

Entry Strategy:
Pembelian awal:

    Cari saham yang break new high dengan volume yang besar.
    Pembelian dilakukan ketika suatu saham membuat new high tanpa harus menunggu harga penutupan.
    Stop loss diletakkan 2 fraksi harga di bawah previous high yang berhasil ditembus.
    Ceiling (bagian atas dari box) dikatakan telah terbentuk apabila harga tertinggi yang baru tidak tertembus dalam 3 hari berturut-turut.
    Setelah ceiling terbentuk, maka kita dapat menentukan floor (bagian bawah dari box) dari box yang baru dengan cara yang sama (namun berkebalikan) dengan cara kita menentukan ceiling.

Riding the stock

    Ketika harga menembus ceiling dan membuat box yang baru (dengan harga lebih tinggi tentunya), biarkan stop loss yang lama sampai dengan ceiling dan floor dari box yang baru terbentuk.
    Pada saat ceiling dari box yang lama tertembus, lakukan lagi pembelian
    Ketika ceiling dan floor dari box yang baru telah terbentuk, ubah stop loss menjadi 1 fraksi harga di bawah floor dari box yang baru.

Exit Strategy:
Exit dari market dilakukan ketika stop loss dari poin 3 pada bagian ’pembelian awal’ dan poin 2 pada bagian ’riding the stock’ tersentuh.

Cara mencari saham yang potensial (bisa dilakukan dengan membaca bagian keuangan di surat kabar):

    Perhatikan arah pasar
    Perhatikan 2-3 saham di dalam industri untuk mengamati bagaimana industri-industri tersebut berperilaku sehubungan dengan arah pergerakan pasar.
    Perubahan harga saham-saham yang kita miliki atau yang kita minati.
    Melihat sekilas keseluruhan saham untuk mendeteksi apakah ada saham yang harga dan volumenya beperilaku tidak seperti biasanya. Cara lainnya adalah dengan memperhatikan bagian ’most active stock’ atau ’top gainer’.

Secara intuitif, apabila kita mengikuti aturan-aturan yang diterapkan oleh Darvas ini, kita akan selalu berusaha mengikuti suatu saham selama harga saham tersebut kecenderungannya naik.

Mengapa Darvas memilih mulai melakukan pembelian saat harga menembus historical high? Pada kondisi normal, kenaikan harga saham akan tertahan oleh dua pihak, yaitu:

    Profit taker. Orang-orang yang menjual sahamnya karena telah mendapatkan keuntungan.
    Trader nyangkut. Mereka membeli saham di harga yang tinggi dan tidak mau melepas sahamnya ketika bergerak turun. Ketika harga kembali naik, maka orang-orang yang telah menanti sekian lama ini memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjual sahamnya.

Ketika kita membeli saat harga saham menembus historical high, satu-satunya lawan kita adalah profit taker. Tidak ada trader nyangkut yang berusaha menjual sahamnya. Oleh karena itulah saham yang mencetak new high relatif lebih mudah untuk melanjutkan kenaikannya.

Disiplin dalam mematuhi stop loss yang telah kita tetapkan. Ketika mengikuti metode Darvas, kita menjadi highlander yang menghadapi risiko tinggi. Stop loss yang ketat akan membantu kita ketika saham yang kita miliki jatuh harganya. Penerapan metode ini akan membuat kita mengalami kerugian kecil-kecil karena saham yang kita beli gagal take-off. Kerugian tersebut akan terbayar ketika saham yang kita beli terus naik. Darvas sendiri dengan sangat pede memanfaatkan fasilitas margin secara penuh ketika dia yakin bahwa dia membuat keputusan yang tepat.

Darvas Trading System adalah sebagai Trend Follower Strategy artinya trading hanya akan dilakukan pada fase Strong Bullish oleh karena itu dibutuhkan kesabaran dalam menunggu hingga trend bullish itu tercipta

untuk tahu jadwal free seminar wealth creation asia 
silahkan telpon

Indonesia
Bellezza Shopping Arcade
Lt. 1 Ruang 78
Jl. Arteri Permata Hijau - Jakarta
Telp : 021 25675922
Fax : 021 53664889
Email : admin@wealthcreation.co.id      
untuk nonton kesaksian para alumni
klik
 
About Us
Wealth Creation Asia merupakan lembaga pendidikan  independen dengan fokus utama memberikan pengetahuan, keterampilan yang diperlukan dan tool untuk melindungi pertumbuhan keuangan dan mengelola kekayaan di pasar keuangan seperti saham, mata uang dan derivative.
Jasa pendidikan investasi yang kami berikan ini sangat penting karena tidak ada seorang pun yang peduli dengan uang hasil kerja Anda selain diri Anda sendiri . Sebagai individu, Anda bekerja untuk melindungi dan mengembangkan kekayaan Anda, karena itu ciptakanlah keamanan finansial dan bangunlah pertumbuhankembangan finansial yang terus menerus.
Wealth Creation Asia juga menyediakan jasa konsultasi keuangan di bidang foreign property dan private funds investment kepada para anggotanya .


Wealth Creation Asia is an independent education institution with the primary focus in providing the necessary skill, knowledge and tools to protect grow and managing wealth in the financial market such as equities, currencies and derivates.
Our advisory approach via education is paramount because no one except yourself is responsible to your own hard earn money. As an individual, you are working to protect and grow your wealth. Enjoy financial security and build a lasting legacy.
Wealth Creation Asia also provides financial consultancy services for members in foreign properties and private funds investment

 
 
HeaDstart 09-09-2013
Belum ada arah jelas di IHSG
Kurangnya katalis positif dan ketakutan pasar akan adanya downgrade sovereign bond rating lagi oleh S&P menyebabkan IHSG masih terjebak dalam formasi konsolidas sehingga diperlukan penutupan ataupun break yang kuat dibawah atau diatas support psikologis 4.000 atau resistance 4.123 untuk melihat arah selanjutnya untuk IHSG: breakdown ke 3.950-3.830 atau rally ke 4.214-4.250.
Support:3.950-3.830-3.630, Resistance: 4.125-4.214-4.250-4.330

Stock picks: (BUY: ASII, KIJA, MEDC, KAEF)

1. Astra International (ASII) (PE 2013 12.9x, PBV 2.39x, ROE 18.3%) (BUY) (Trading target Rp.5.750)
Walaupun secara intra day terjadi penurunan ke Rp.5.400 yang membentuk new low di minor channel grafik mingguan , namun penarikan kembali ke harga open atas menandakan bahwa emitten consumer auto dengan market cap terbesar di IHSG ini menarik untuk di akumulasi bila terjadi koreksi relatif tajam di pasar.
Entry (1) Rp.5.450, Entry, (2) Rp.5.350, Cut loss point: Rp.5.250


2. Kawasan Industri (KIJA)  (PE 2013 20x, PBV 5.2x, ROE 25.8%) (BUY) (Trading target: Rp.240)
Dua minggu matching lows dan kondisi oversold jenuh jual di emitten property industri ini merupakan signal bahwa penurunan tajam selama beberapa bulan ini mulai berubah ke kondisi sideways, rekomen akumulasi di kisaran bawah support.
Entry (1) Rp.205, Entry (2) Rp.195, Cut loss point: Rp.185


3. Medco Energi (MEDC) (PER 2013 4x, PBV 0.53x, ROE 13x)  (BUY) (Trading target Rp.3.250)
Faktor kenaikan harga minyak dan pelemahan rupiah membuat rally di emitten minyak dan gas ini dengan proyek domestic dan luar negeri ini terlalu kuat untuk ada koreksi major, sehingga kami menaikan level support untuk akumulasi secara aggresif.
Entry (1) Rp.2.750, Entry (2) Rp.2.675, Cut loss point: Rp.2.550

4. Kimia Farma (KAEF) (PER 2013 30x , PBV 1.72x, ROE 5.8%) (BUY): (Trading Target Rp.470)
Downtrend selama 6 minggu dari Rp.870 ke 420, hampir 50% di emitten produsen obat BUMN ini akibat kenaikan harga bahan baku dari pelemahan rupiah terlihat terlalu berlebihan, dengan kondisi oversold di stochastic mingguan menandakan bahwa bargain hunting menjadi opsi menarik untuk trading.
Entry (1) Rp.420, Entry (2) Rp.390, cut-loss point: Rp.380

Yuganur Wijanarko Senior Research (Yuganur@hdx.co.id)
(Disclaimer on)
For further info please open http://www.investore.co.id/&http://www.hdx on your browser
 sumber 

Inilah Penyebab Rupiah Anjlok 276 Poin Pekan Ini
 
Headline
Rupiah - (Foto : inilah.com)
Oleh: Ahmad Munjin
pasarmodal - Minggu, 8 September 2013 | 11:23 WIB
INILAH.COM, Jakarta –
Dalam sepekan terakhir, nilai tukar rupiah mendapat tekanan negatif
 bertubi-tubi dan silih berganti. Mulai dari defisit neraca perdagangan, 
outlook IMF, hingga stimulus The Fed. Seperti apa?

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor)
yang dilansir Bank Indonesia,
nilai tukar rupiah melemah 276 poin (2,52%) ke posisi 11.200 per dolar AS
 per Jumat (6/9/2013) dibandingkan pekan sebelumnya, 10.924.

Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities mengatakan,
laju rupiah masih betah di lembah merah sepanjang pekan terakhir.
“Di awal pekan, sebenarnya laju rupiah sudah cukup baik di mana menguat
tipis di tengah rilis inflasi yang berada di bawah estimasi,” katanya
 kepada INILAH.COM, di Jakarta, akhir pekan.
Menurut dia, adanya rilis defisit perdagangan yang semakin melebar
 sempat melemahkan rupiah.

 Akan tetapi, rupiah terbantukan oleh penguatan yuan China dan euro.
“Penguatan mata uang tersebut seiring rilis kenaikan indeks manufaktur
di masing-masing wilayah,” ujarnya.
Rupiah juga, sempat melemah setelah merespons berita,
 International Monetary Fund (IMF) memprediksi defisit transaksi
 berjalan Indonesia dapat membengkak menjadi 3,5% dari
Produk Domestik Bruto (PDB). Prediksi sebelumnya 3,3%.
IMF juga memprediksi penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia
sekitar 5,25% tahun ini dari prediksi 6,3% pada April.

“Bahkan IMF juga memprediksi IHK akan naik sebesar 9,5%
pada akhir 2013 mendatang dengan tingkat inflasi sebesar 6%,” tuturnya.
Dengan melebarnya defisit tersebut,
 menurut Reza, akan timbul persepsi bahwa nilai impor
yang sangat lebih besar dari nilai ekspor akan mengganggu laju tukar rupiah.
Belum lagi dengan adanya rilis membaiknya data-data manufaktur
 dan construction spending serta data-data lainnya di AS. Semua itu,
menimbulkan persepsi bahwa pengurangan stimulus (tapering off)
The Fed pasti akan terjadi.
“Akibatnya, pasokan dolar AS berkurang dan berimbas pada
 naiknya nilai tukar mata uang Paman Sam itu,” imbuh Reza. [jin]
sumber :

 http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/2027254/inilah-penyebab-rupiah-anjlok-276-poin-pekan-ini#.UiwI8X8eVKM



Lagi, Isu Tapering Benamkan Rupiah


Rupiah - (Foto:inilah.com)
Oleh: Ahmad Munjin
pasarmodal - Jumat, 6 September 2013 | 16:22 WIB
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/2026898/lagi-isu-tapering-benamkan-rupiah#.UiwKYX8eVKM

INILAH.COM, Jakarta - Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar
spot valas antar bank Jakarta, Jumat (6/9/2013)
ditutup melemah 50 poin (0,45%) ke posisi 11.150/11.200
 dari posisi kemarin 10.100/10.150.

Ariston Tjendra, kepala riset Monex Investindo Futures mengatakan,
pelemahan rupiah akhir pekan ini masih dipicu oleh mencuatnya
 isu pengurangan stimulus (tapering) The Fed setelah rilis
data-data tenaga kerja AS yang menunjukkan angka di atas eskepktasi.
Data klaim tunjangan pengangguran dirilis 323 ribu klaim,
lebih bagus dari perkiraan pasar 330 ribu klaim.

Begitu juga dengan data ISM sektor non manufaktur (sektor jasa)
 yang dirilis 58,6 lebih bagus dari proyeksi 55,2
 dan merupakan level tertinggi dalam 7 tahun.

"Karena itu, sepanjang perdagangan, rupiah mencapai level terlemahnya
11.151 dengan level terkuat 10.100 dari posisi pembukaan di level 11.150
 atau di posisi penutupan hari ini terhadap dolar AS,”
katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (6/9/2013).

Positifinya data-data tersebut, Firman menegaskan,
memberikan tekanan negatif bagi rupiah.
“Sebab, data yang solid semakin meningkatkan sentimen
 pengurangan stimulus (tapering)
 The Fed pada rapat Federal Open Market Committee (FOMC),
19 September (waktu Indonesia) yang menguatkan
nilai tukar dolar AS," ujarnya.

Meskipun, kata dia, The Fed belum bisa dipastikan
akan mengambil kebijakan pengurangan stimulus pada
19 September 2013 itu.
 "Pasar tinggal menunggu hingga Gubernur The Fed Ben Bernanke
benar-benar menyatakannya," timpal dia.

Selebihnya, nanti malam, pasar menanti rilis data non-farm payroll
dan tingkat pengangguran AS. Jika melihat track record-nya,
 sentimen pasar cukup positif untuk dolar AS.
 "Karena itu, dolar AS menguat hampir terhadap
semua mata uang utama," ucapnya.

Dari dalam negeri, pasar juga mengantisipasi kabar
cadangan devisa yang akan dirilis Bank Indonesia (BI) hari ini.

Sementara itu, sentimen dari eksternal terkait serangkan AS ke Suriah
 dalam skala terbatas 90 hari. Karena itu,
 pengaruhnya terhadap perekonomian dunia bisa kecil.
"Tapi, AS belum mendapatkan persetujuan Kongres.
 Jika Kongres tak setuju, Obama akan jalan sendiri," imbuhnya.

Alhasil, rupiah melemah meski dolar AS juga melemah tipis terhadap
 mayoritas mata uang utama termasuk terhadap euro
(mata uang gabungan negara-negara Eropa).
 Pelemahan tipis dolar AS semcata faktor technical correction setelah
 penguatan tajam semalam.

Indeks dolar AS turun ke 82,49 dibandingkan sebelumnya 82,64.
"Terhadap euro, dolar AS berjalan ditransaksikan melemah tipis
ke US$1,3122
dari sebelumnya US$1,3119 per euro," imbuh Ariston. [jin]

 
http://finance.detik.com/read/2013/09/06/090755/2350853/1015/first-asia-ihsg-kembali-berfluktuasi

First Asia: IHSG Kembali Berfluktuasi

First Asia - detikfinance
Jumat, 06/09/2013 09:07 WIB
Jakarta - IHSG pada perdagangan kemarin bergerak fluktuatif dalam rentang lebar 108 poin dan ditutup turun 22,591 poin atau 0,5% di 4050,864. Nilai penjualan bersih asing mencapai Rp.122,5 miliar. Pelemahan rupiah atas dolar AS yang mendekati level psikologis Rp.12000 telah menekan pergerakan harga saham emiten sektoral yang berbasiskan pada pendapatan dalam rupiah seperti properti, perbankan, dan infrastruktur. Sedangkan aksi beli selektif masih mendominasi saham-saham pertambangan yang diuntungkan dengan penguatan dolar AS.

Sementara Wall Street tadi malam dituutp di teritori positif dengan penguatan terbatas. Indeks DJIA dan S&P masing-masing naik 0,04% dan 0,12% ditutup di 14937,48 dan 1655,08. Penguatan dipicu data ekonomi AS yang membaik terutama data tenaga kerja dan aktivitas sektor jasa yang tumbuh positif yang kembali mendorong spekulasi atas pengurangan stimulus The Fed. Ini telah mendorong biaya pinjaman naik tercermin dari yield obligasi AS tenor 10 tahun yang mendekati 3%.

Pada perdagangan akhir pekan ini, IHSG diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dimana pergerakan rupiah atas dolar AS akan mempengaruhinya. IHSG berpeluang rebound apabila level support di 4020 bisa dijaga dengan resisten di 4125.



IHSG : S1 4020 S2 3970 R1 4125 R2 4200



Saham Pilihan

ASII 5200-5750 BoW, SL 5000

TINS 1330-1420 TB, SL 1310

ANTM 1320-1420 TB, SL 1300

ADRO 950-1000 BoW, SL 930

INDY 680-760 BoW, SL 670

BBRI 6450-6900 BoW, SL 6300

BMRI 6700-7000 BoW, SL 6500

Waterfront Securities: IHSG Diperkirakan Fluktuatif
Waterfront Securities - detikfinance
Jumat, 06/09/2013 08:45 WIB

Jakarta - IHSG pada perdagangan Kamis 5 September 2013
ditutup melemah 0,55% pada level 4050.
Sebelumnya IHSG sempat berada di teritori positif pada perdagangan sesi I.
 Berlanjutnya depresiasi rupiah hingga hampir mencapai Rp11.700/usd,
mendorong IHSG kembali melemah.
Sektor properti menyumbangkan pelemahan terbesar,
akibat kecemasan akan berlanjutnya kenaikan BI Rate.
 Investor asing melakukan net sell Rp122,5 miliar.

 Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat dipicu oleh data ISM service
dan tenaga kerja menunjukkan pertumbuhan ekonomi.
Data ISM service mengalami pertumbuhan tercepat dalam 8 tahun terakhir
di level 58,6 dari bulan sebelumnya 56, lebih baik dari estimasi 54,5.

 Data initial claims mengalami penurunan lebih baik dari estimasi.
 Data ADP Employment juga menunjukkan penyerapan tenaga kerja sebanyak 176K,
lebih rendah dari bulan sebelumnya 198K.

Nanti malam dirilis data nonfarm payrolls & unemployment rate,
yang akan dijadikan indikator oleh pasar mengenai
keberlangsung an stimulus The Fed.
 Indeks bursa Eropa menguat setelah ECB mempertahankan suku bunganya
dan Mario Draghi menyatakan akan tetap mempertahankan suku bunga rendah
untuk periode yang lebih lama.
Namun hal itu mendorong pelemahan euro terhadap usd. Indeks

Harga Saham Gabungan diperkirakan mixed. Bergerak kisaran level 4000 — 4123.

Cermati: HRUM, UNTR, BBRI, BSDE, AALI, ITMG, PTBA, TAXI, KLBF.



(ang/ang)
OSO Securities: Indeks Sudah Oversold

OSO Securities - detikfinance
Jumat, 06/09/2013 08:32 WIB

http://finance.detik.com/read/2013/09/06/083241/2350834/1015/oso-securities-indeks-sudah-oversold

Jakarta - Pasar keuangan Indonesia pada perdagangan kemarin mengalami tekanan. IHSG sempat mengalami teknikal rebound pada sesi pertama perdagangan harus melemah pada sesi kedua dan ditutup turun sebesar 0,56% di level 4,050.86 sejalan dengan depresiasi rupiah terhadap semua mata uang utama termasuk dolar AS yang melemah sebesar 2,04% pada level Rp 11,649/USD. Aksi jual yang terus dilakukan pelaku pasar berasal dari faktor eksternal maupun internal yang membawa sentimen negatif yang terus beredar di pasar. Kekuatiran geopolitik di Suriah dan semakin dekatnya keputusan mengenai penarikan program stimulus AS. Di samping itu, dari dalam negeri sentimen neraca transaksi berjalan yang defisit disebabkan masih lemahnya ekspor dan meningkatnya impor terutama pada impor migas yang menyebabkan penambahan defisit pada neraca transaksi berjalan.

Semalam bursa AS ditutup mendatar. Indeks Dow Jones naik 0,04% ke 14.937,48, Indeks S&P naik 0,12% menjadi 1.655,08 dan indeks Nasdaq juga ikut mengalami penguatan sebesar 0,27% ke 3.658,78. Positifnya data – data ekonomi AS seperti: klaim pengangguran yang lebih baik menjadi 323.000 dari sebelumnya 332.000, data Non Farm Productivity naik menjadi 2,3% dari sebelumnya -1,7%, data ISM Non Manufacturing PMI yang rilis naik menjadi 58,6 dari sebelumnya 56 serta sentiment positif dari Eropa yaitu Europe Central Bank (ECB) dan Bank of England (BoE) yang masih tetap mempertahankan tingkat suku bunga pada level 0,5%. Dengan positifnya data tersebut, maka bank sentral AS semakin yakin ingin melakukan tapering off stimulus. Selain itu Investor juga mencermati pertemuan G20 di StPeterburg, Rusia pada 5-6 September pekan ini dimana China dan Rusia telah mengingatkan pengurangan program stimulus moneter The Fed dapat memperlambat ekonomi global.

Hari ini kami perkirakan IHSG bergerak variatif dengan kecenderungan melemahnya. Positifnya data AS seperti data tenaga kerja memperkuat kekuatiran akan pengurangan stimulus oleh The Fed sehingga dapat menekan Rupiah dan laju IHSG hari ini. Secara teknikal, IHSG seperti masih membentuk two black crows dan berada mendekati lower bolingger bands. Indikator MACD bergerak mendatar dengan histogram positif yang memendek, indikator stochastic berada di area oversold. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 3962-4179 resistance.



(ang/ang)
(dru/dru)
http://images.detik.com/content/2013/09/06/5/162051_bi.jpg
 
 

Cadangan Devisa RI Naik Rp 4 Triliun di Tengah Jebloknya Rupiah

Maikel Jefriando - detikfinance
Jumat, 06/09/2013 16:19 WIB

Jakarta - Cadangan devisa RI akhirnya meningkat setelah dua bulan sebelumnya tergerus. Bank Indonesia (BI) mencatat per akhir Agustus 2013, cadangan devisa RI naik US$ 400 juta.

"Cadangan devisa tercatat US$ 93 miliar," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Difi Johansyah di Kantor BI, Jumat (6/9/2013).

Bagaimana cadangan devisa bisa naik? Dari mana?

Difi menjelaskan kenaikan cadangan devisa disebabkan adanya lelang valas dan simpanan bank di term deposit. "Kan ada lelang foreign exchange swap. Asing juga sudah mulai masuk ke Sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang terlihat sekitar Rp 400 miliar," kata Difi.

Cadangan devisa ini masih aman untuk pembayaran utang luar negeri dan impor.

Cadangan devisa tercatat berada di posisi US$ 92,6 miliar di akhir Juli 2013 atau turun dari bulan sebelumnya yang tercatat masih berada di level US$ 98,1 di Juni 2013.

Sebelumnya, penurunan tersebut mencapai US$ 5,5 miliar atau sebesar Rp 52 triliun. Dan kini cadangan devisa naik hingga Rp 4 triliun.

Berikut data cadangan devisa di 2013:


  • Januari 2013 : US$ 108,8 miliar
  • Februari 2013 : US$ 105,2 miliar
  • Maret 2013 : US$ 104,8 miliar
  • April 2013 : US$ 107,2 miliar
  • Mei 2013 : US$ 105,1 miliar
  • Juni 2013 : US$ 98,1 miliar
  • Juli 2013 : US$ 92,6 miliar
  • Agustus 2013 : US$ 93 miliar
sumber
 http://finance.detik.com/read/2013/09/06/161936/2351578/5/cadangan-devisa-ri-naik-rp-4-triliun-di-tengah-jebloknya-rupiah?f991104topnews

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar